Jumat, 29 Juli 2011

Ketika Suit Menjadi Penentu Kemenangan

Jum'at sore, adalah hari yang paling rame dikunjungi oleh client yang kebanyakan bocah-bocah. Apalagi diantara mereka yang pada hari sabtu sekolahnya libur. Pukul 15.00 sore, tiba-tiba segerombolan anak berpakaian seragam sekolah putih-putih masuk. Kira-kira jumlah mereka ada 8 orang. Begitu melihat wajah salah satu orang diantara mereka aku jadi ingat akan sesuatu. Team Selved Only [clan point blank] sudah booking dua hari yang lalu. Astaga aku lupa!!

Beruntung, tak beberapa lama, ada computer yang telah selesai, sehingga anak-anak berseragam putih ini yang menamai dirinya Selved Only langsung mengisi computer yang kosong. Berselang tak berapa lama masuk lagi beberapa bocah dan memesan tempat yang kosong. Namun ada satu computer bernomor 14 menjadi rebutan. Dua orang bocah saling dorong untuk memperbutkan kursi nomor 14, ternyata bukan partai politik saja yang berebut tempat dan kursi.

Karena pertengkaran mulai memanas akhirnya aku datang melerai. Aku tidak bisa memutuskan siapa yang berhak mengisi computer nomor 14, karena kedua anak ini datang bersamaaan. Akhirnya kuputuskan agar mereka suit yang menang akan menempati computer nomor 14. Akhirnya bocah berkepala plontos yang menang dan berhak duduk di computer no.14 dan yang kalah menerima dengan lapang dada dan menunggu giliran. Bocah sekecil ini saja mau berlapang dada menerima kekalahan, ini dapat dijadikan contoh oleh para politikus yang ada di Indonesia. wkwkwkwk..

Jumat sore, warnet de Purple full di penuhi ama anak clan game Point Blank, Selved Only dan De purple squad serta Junior team. Mereka akan latihan untuk turnament Point Blank yang diadakan oleh warnet Warna Pamulang, yang akan diadakan sabtu besok. Moga sukses buat mereka ya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar